Cari Blog Ini

Rabu, 27 Januari 2010

Hama Ulat Grayak (Spodoptera Litura) di Tanaman Ubi


2 Hama Ulat Grayak (Spodoptera Litura)
Klasifikasi
Kingdom : Animalia
Filum : Arthropoda
Kelas : Insekta
Ordo : Lepidoptera
Famili : Noctuidae
Subfamili : Amphipyrinae
Genus : Spodoptera
Spesies : Spodoptera litura F
Morfologi OPT :
Menurut Direktorat Jenderal Perkebunan (1994), instar pertama tubuh larva berwarna hijau kuning, panjang 2,00 sampai 2,74 mm dan tubuh berbulu-bulu halus, kepala berwarna hitam dengan lebar 0,2-0,3 mm. Instar kedua, tubuh berwarna hijau dengan panjang 3,75-10,00 mm, bulu-bulunya tidak terlihat lagi dan pada ruas abdomen pertama terdapat garis hitam meningkat pada bagian dorsal terdapat garis putih memanjang dari toraks hingga ujung abdomen, pada toraks terdapat empat buah titik yang berbaris dua-dua. Larva instar ketiga memiliki panjang tubuh 8,0 – 15,0 mm dengan lebar kepala 0,5 – 0,6 mm. Pada bagian kiri dan kanan abdomen terdapat garis zig-zag berwarna putih dan bulatan hitam sepanjang tubuh. Instar keempat , kelima dan keenam agak sulit dibedakan. Untuk panjang tubuh instar ke empat 13-20 mm, instar kelima 25-35 mm dan instar ke enam 35-50 mm. Mulai instar keempat warna bervariasi yaitu hitam, hijau, keputihan, hijau kekuningan atau hijau keunguan.Ulat yang baru menetas berwarna hijau muda, bagian sisi coklat tua atau hitam kecoklat-coklatan.Ulat berkepompong dalam tanah, membentuk pupa tanpa rumah pupa (kokon) berwarna coklat kemerahan dengan panjang sekitar 1,6 cm. Imago berupa ngengat dengan warna hitam kecoklatan. Pada sayap depan ditemukan spot-spot berwarna hitam dengan strip-strip putih dan kuning. Sayap belakang biasanya berwarna putih, (Ardiansyah, 2007).
Gejala Serangan :
Larva yang masih kecil merusak daun dengan meninggalkan sisa-sisa epidermis bagian atas/transparan dan tinggal tulang-tulang daun saja dan ulat yang besar memakan tulang daun dan buahnya. Gejala serangan pada daun rusak tidak beraturan, bahkan kadang-kadang hama ini juga memakan tunas dan bunga. Pada serangan berat menyebabkan gundulnya daun. Serangan berat umumnya terjadi pada musim kemarau (Wikipedia, 2007).
Ekologi Pendukung :
Spodoptera litura merupakan salah satu serangga hama penting yang sangat polifag. Salah satu jenis hama terpenting yang menyerang tanaman palawija dan sayurandi Indonesia.
Siklus Hidup OPT :
Serangga ini merusak pada stadia larva, yaitu memakan daun, sehingga menjadi berlubang-lubang. Biasanya dalam jumlah besar ulat garayak bersama-sama pindah dari tanaman yang telah habis dimakan daunnya ke tanaman lainnya (Pracaya, 1995). Seekor ngengat betina dapat meletakkan 2000-3000 telur.Ulat berkepompong dalam tanah, membentuk pupa tanpa rumah pupa (kokon), berwarna coklat kemerahan dengan panjang sekitar 1,6 cm. Siklus hidup berkisar antara 30-60 hari (lama stadium telur 2-4 hari, larva yang terdiri dari 5 instar : 20-46 hari, pupa : 8-11 hari) (Ardiansyah, 2007).
Pengendalian Serangan :
1. Musuh Alami
Beberapa musuh alami yang menyerang ulat ini yaitu Apenteles sp. Telenomeus sp, Brachymeria sp, Charops longiventris, Chelonus sp, Euplecectrus platyphenae, Microplitis manilae, Nythobia sp, Tachinidae, Podomya setosa dan Harpactor sp (Sudarmo, 1987).
2. Agen hayati yang berperan penting sebagai pengendali hama secara alamiah adalah Nucleopolyhedrovirus (NPV) yang merupakan agensi hayati ulat grayak. ). Virus ini memiliki sifat yang menguntungkan, antara lain :
• memiliki inang spesifik dalam genus/famili yang sama, sehingga aman terhadap organisme bukan sasaran.
• tidak mempengaruhi parasitoid, predator dan serangga berguna lainnya.
• dapat mengatasi masalah resistensi ulat grayak terhadap insektisida kimia.
• kompatibel dengan insektisida kimiawi yang tidak bersifat basa kuat.
3. Pestisida nabati, dapat berfungsi sebagai penolak, penarik, antifertilitas (pemandul), pembunuh dan bentuk lainnya (Dinas Pertanian dan Kehutanan, 2007

Lapan Berhasil Luncurkan 12 Roket di Lumajang


LUMAJANG, KOMPAS.com — Sebanyak 12 roket buatan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional atau Lapan meluncur di lapangan TNI AU di Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (27/1/2010). Roket-roket tersebut meluncur satu per satu mulai pagi hingga siang hari.

Peluncuran tersebut dilakukan dalam uji coba yang dilakukan Kementerian Negara Riset dan Teknologi bersama industri strategis. Hadir antara lain Menteri Negara Riset dan Teknologi Suharna Surapranata, Direktur Teknologi dan Pengembangan Rekayasa PT Dirgantara Indonesia (PT DI) Andi Alisjahbana, serta pejabat dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), PT Pindad, dan TNI. Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar hadir pula dalam kesempatan itu.

Roket-roket yang diuji coba berjenis D 230 kaliber 122 mm. Semuanya berkarakter dari tanah ke tanah dan tanpa kendali. Prototipenya meliputi RX 1210 dengan jarak luncur 14 kilometer, RX 1210/121 3 dengan jarak luncur 18 km, dan RX 2020 dengan jarak luncur hasil simulasi sejauh 48 km.

Uji coba ini adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan kemampuan teknologi di bidang roket. Pemerintah bersama dengan industri strategi bersinergi dalam hal ini untuk mengembangkan roket. Pemerintah mendukung dalam dana riset, sedangkan produksinya dilakukan industri strategis. Hal itu dikatakan Suharna di sela-sela acara.

Andi Alisjahbana menyatakan, tidak ada persoalan bagi kalangan industri strategis untuk memproduksi roket-roket tersebut. Pabrik yang selama ini sudah ada tinggal diperluas dan tim teknis disiapkan.

"Karena prototipe roket yang dikembangkan ini adalah yang memang banyak dibutuhkan, tinggal komitmen dari pemerintah untuk memproduksinya dalam volume yang banyak," kata Andi.

Kementerian Negara Riset dan Teknologi menargetkan, RX 1210 diproduksi 1.000 unit pada Juni 2010. Adapun varian lainnya masih dalam pengembangan. Teknologi roket setidaknya digunakan dalam sistem pertahanan dan satelit.

PENYERBUKAN TANAMAN PISANG


Perkawinan antar spesies merupakan salah satu cara yang digunakan dalam meningkatkan keragaman genetik bahan pemuliaan. Keragaman tersebut nantinya akan diseleksi untuk mendapatkan varietas yang memiliki sifat unggul. Varietas bersifat unggul tersebut yang nantinya dapat dilepas sebagai varietas unggul.
Perkawinan silang antar spesies dan dalam spesies memiliki beberapa perbedaan dalam tingkat keragaman genetik nantinya. Jenis perkawinan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Sehingga dalam proses perkawinan dalam tanaman atau sering disebut dengan penyerbukan diperlukan pengetahuan khusus mengenai meorfologi dan sifat-sifat pada bunga.
Pembungaan merupakan pertanda bahwa suatu tanaman sedang berada dalam kondisi generatif. Dalam botani bunga merupakan salah satu cara pengelompokan tanaman dalam taxonomi. Tanaman yang sedang berbunga memiliki aktivitas metabolisme yang berbeda dengan tanaman yang berada dalam fase vegetatifnya. Fase generatif tanaman tersebut lebih memfokuskan penggunaan karbohidrat dan senyawa-senyawa lain bagi pembentukan biji.Kemampuan setiap jenis tanaman untuk melakukan pembungaan berbeda baik dalam waktu pembungaan maupun waktu masaknya benang sari dan kepala putik.
Proses penyerbukan ditandai dengan menempelnya serbuk sari ke kepala putik. Setiap jenis tanaman memiliki cara-cara tersendiri dalam proses tersebut secara alami. Penyerbukan tanaman oleh manusia baik untuk memperoleh varietas baru maupun untuk mendapatkan produk dari tanaman tersebut harus memperhatikan proses penyerbukan tanaman secara alami itu sendiri.

Perkawinan antar spesies merupakan salah satu cara yang digunakan dalam meningkatkan keragaman genetik bahan pemuliaan. Keragaman tersebut nantinya akan diseleksi untuk mendapatkan varietas yang memiliki sifat unggul. Varietas bersifat unggul tersebut yang nantinya dapat dilepas sebagai varietas unggul.
Perkawinan silang antar spesies dan dalam spesies memiliki beberapa perbedaan dalam tingkat keragaman genetik nantinya. Jenis perkawinan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Sehingga dalam proses perkawinan dalam tanaman atau sering disebut dengan penyerbukan diperlukan pengetahuan khusus mengenai meorfologi dan sifat-sifat pada bunga.
Pembungaan merupakan pertanda bahwa suatu tanaman sedang berada dalam kondisi generatif. Dalam botani bunga merupakan salah satu cara pengelompokan tanaman dalam taxonomi. Tanaman yang sedang berbunga memiliki aktivitas metabolisme yang berbeda dengan tanaman yang berada dalam fase vegetatifnya. Fase generatif tanaman tersebut lebih memfokuskan penggunaan karbohidrat dan senyawa-senyawa lain bagi pembentukan biji.Kemampuan setiap jenis tanaman untuk melakukan pembungaan berbeda baik dalam waktu pembungaan maupun waktu masaknya benang sari dan kepala putik.
Proses penyerbukan ditandai dengan menempelnya serbuk sari ke kepala putik. Setiap jenis tanaman memiliki cara-cara tersendiri dalam proses tersebut secara alami. Penyerbukan tanaman oleh manusia baik untuk memperoleh varietas baru maupun untuk mendapatkan produk dari tanaman tersebut harus memperhatikan proses penyerbukan tanaman secara alami itu sendiri.

Hah, Malaysia Mengklaim Bunga Raflesia Arnoldi?


BENGKULU, KOMPAS.com - Klaim Malaysia terhadap bunga Raflesia arnoldi membangkitkan semangat Kelompok Peduli Puspa Langka Desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang untuk melestarikan habitat flora langka itu.

"Terus terang kami sakit hati mengetahui dari media bahwa Malaysia juga mengklaim bunga Raflesia," kata Ketua Kelompok Peduli Puspa Langka Holidin, Minggu (25/10).

Padahal, semangat masyarakat sudah berkurang untuk menjaga setiap bunga yang mekar di kawasan Hutan Lindung dan Cagar Alam Taba Penanjung.

Dengan adanya klaim tersebut, anggota kelompok kembali bersemangat membersihkan kawasan dua bunga Raflesia yang mekar di perbatasan Kota Bengkulu-Kepahiang sejak dua hari terakhir.

"Ada dua yang mekar, posisinya 200 meter dari jalan raya. Sebenarnya kami tidak semangat membuka jalan karena medannya curam, tetapi mengingat klaim Malaysia atas Raflesia, semangat anggota kelompok jadi tinggi," katanya.

Holidin mengatakan satu bunga sedang mekar sempurna dan diperkirakan masih mekar hingga empat hari ke depan.

Bunga yang mekar tersebut berada di kemiringan 65 derajat dengan diameter 80 cm, dan dapat dinikmati pengunjung hingga 12 hari ke depan sebelum membusuk.

Satu bunga lainnya masih mulai membuka kuncup dan diperkirakan mekar sempurna enam hari lagi. Selain dua bunga tersebut, kelompok ini juga menemukan dua calon bunga sebesar bola kaki, dan lima yang sebesar bola kasti.

Diperkirakan hingga satu bulan ke depan calon bunga itu akan berbunga secara bergantian. "Jadi, pengunjung punya banyak kesempatan untuk melihat bunga ini di habitatnya langsung," katanya.

Selain tujuh calon bunga tersebut, Holidin yang saat ini sedang membersihkan lokasi bunga dan merintis jalan setapak bagi pengunjung mengatakan enam inang bunga Raflesia juga menunjukkan tanda-tanda calon bunga yang biasa disebut tombol.

Jumlah tombol, belum bisa dipastikan karena pihaknya belum menghitung. "Kelihatannya banyak calon bunga yang akan muncul karena ada enam inang yang kami temukan dengan banyak tombol, atau benjolan calon bunga," katanya.

Holidin dan timnya telah membuat tanda bagi pengunjung dengan memasang papan di pinggir jalan raya, dan kelompok tersebut juga telah membuka jalan setapak untuk pengunjung yang berniat menikmati flora langka itu.

Antara Clinton, Thaksin dan SBY....


JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah rencana aksi unjuk rasa besar-besaran dalam rangka mengkritisi 100 hari pemerintahan hari ini, sebuah hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia menyebutkan bahwa Popularitas Presiden Susilo Baambang Yudhoyono ternyata masih tinggi.

Temuan survei Lembaga Survei Indonesia yang melibatkan 2.900 responden tersebut menunjukkan, 70 persen responden mengaku puas terhadap kinerja duo Yudhoyono-Boediono tersebut.

Namun sayangnya, tingkat kepuasan cenderung lebih rendah di kalangan responden yang berpendidikan tinggi. Responden yang mengaku puas, 73 persen berpendidikan sekolah dasar.

Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi dan anggota DPR RI Jeffri Geovani mengatakan, hal ini perlu mendapat perhatian dari Presiden dan orang-orang yang berada di sekelilingnya. Pasalnya, orang-orang yang berpendidikan tinggi cenderung memiliki resonansi kritik yang lebih besar.

"Kalangan berpendidikan mempunyai kemampuan mengartikulasikan kegelisahannya ke tingkat grassroot (akar rumput)," ujar Burhanuddin kepada Kompas.com, kemarin di Jakarta. Mereka, lanjutnya, mampu menciptakan opini publik yang pada akhirnya diikuti oleh masyarakat di tingkat akar rumput.

Di Thailand, imbuh Jeffri, kejatuhan mantan Perdana Menteri Thaksin Sinawatra pada April 2006 tidak lepas dari pengaruh kalangan kelas menengah. "Ketika kelas menengah tidak puas, mereka pun bergerak dengan kekuatannya sehingga akhirnya Thaksin jatuh," kata Jeffri.

Saat itu, seperti diwartakan, kalangan perkotaan, termasuk aktivis dan mahasiswa, marah ketika Thaksin, yang didukung oleh para petani yang tinggal di pedesaan, menjual perusahaan telekomunikasi raksasa milik keluarganya, Shin Corp, kepada Temasek Singapura seharga 1,9 miliar dollar AS pada Januari 2006.

Kekesalan memuncak ketika mereka mengetahui bahwa keluarga Thaksin dibebaskan dari pajak penjualan. Dalam waktu singkat, aksi demonstrasi melanda Bangkok, ibukota Thailand. Gelombang penolakan terhadap Thaksin, pemimpin pertama dalam sejarah Thailand yang meraih kemenangan mutlak dua kali berturut-turut dalam Pemilu 2001 dan 2005, terus berlangsung dan membesar hingga bulan April 2006.

Aksi demo yang menuntut agar Thaksin mundur diketahui merupakan yang terbesar sejak tahun 1992. Thaksin pun menyerah. Politisi sekaligus salah satu orang terkaya di Thailand ini, pada tanggal 4 April 2006, menyatakan mundur dari jabatannya.

Padahal, sekitar dua bulan sebelum kejatuhannya, jajak pendapat ABAC Poll Research Center menunjukkan, popularitas Thaksin masih tinggi. Sekitar 60 persen responden menginginkan Thaksin meneruskan jabatannya sebagai perdana menteri. Hanya 14,5 persen responden saja yang menginginkan Thaksin mundur.

Pada kesempatan terpisah, Guru besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Parahyangan, Anak Agung Banyu Perwita mengatakan, pemakzulan tidak berkaitan langsung dengan tingkat popularitas. Pemakzulan, lanjutnya, hampir mustahil terjadi tanpa didukung oleh DPR dan militer.

Dikatakannya, pemakzulan di Thailand, Turki, dan Venezuela, misalnya, terjadi dengan sokongan parlemen dan juga militer. "Dalam Pengaruh DPR dan militer kuat. Tanpa restu keduanya, pemakzulan sulit terjadi," ujarnya melalui sambungan telepon.

Century, Kutukan Pemerintahan SBY Periode II? Perwita mengatakan, secara umum, presiden atau kepala pemerintahan yang memasuki kepemimpinan periode kedua cenderung melakukan tindakan yang mereka pikir tidak mendapat perhatian masyarakat. Terlebih, presiden atau kepala pemerintahan incumbent umumnya telah mendominasi kekuatan politik yang ada.

Di Amerika Serikat sendiri, dikenal istilah populer the curse of the second-term presidency. Presiden ke-37 AS Richard Milhous Nixon, misalnya. Beberapa saat setelah terpilih kembali pada 1972, Presiden AS ini terlibat kecurangan pemilu dengan meminta "tim suksesnya" melakukan penyadapan di kantor Partai Demokrat di kompleks Watergate pada 17 Juni 1972.

Lewat proses penyelidikan dan juga prosedur konstitusional yang panjang, politisi dari Partai Republik ini terbukti bertanggung jawab atas skandal yang popular disebut Watergate. Akhirnya, Nixon mengundurkan diri pada 8 Agustus 1974 sebelum dimakzulkan.

Sementara itu, Presiden ke-42 AS Bill Clinton tersangkut skandal percintaan dengan Monica Lewinsky, seorang pekerja magang di Gedung Putih, pada pemerintahan periode keduanya, yaitu tahun 1998. Clinton bahkan sempat menjalani proses pemakzulan di Senat AS.

Awalnya, Clinton, ketika memberikan keterangan di bawah sumpah, menyangkal skandal ini. Namun belakangan, suami Hillary Clinton ini mengakui skandal tersebut. Akhirnya, Clinton dituduh memberikan keterangan palsu dan menutupi skandal seksualnya. Namun, pada Februari 1999, Peradilan Senat AS menyatakan Clinton tidak bersalah.

Di Thailand, Thaksin setelah terpilih kembali tahun 2004, dinilai memiliki kepercayaan diri yang berlebihan dan cenderung menjadi otoriter. Mantan pimpinan Partai Thai Rak Thai mulai membatasi ruang gerak media massa dan tidak menoleransi kritikan.

Di Indonesia, kasus Bank Century yang berpotensi merugikan uang negara triliunan rupiah ini masih terus diselidiki Pansus Hak Angket Century dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Perkembangan terbaru datang dari mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komjen Susno Duadji terkait testimoni tertulisnya, sebagaimana yang disampaikan anggota Pansus DPR, Andi Rahmat.

Pada salah satu bagian testimoni itu, Jenderal bintang tiga ini mengungkapkan, kasus Bank Century, yang diduga mengandung unsur pelanggaran tindak pidana perbankan, sempat tidak menjadi prioritas Bareskrim karena melibatkan seseorang yang waktu itu tengah mengikuti Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2009.

Susno tak menyebut nama. Tapi dengan sosok tersebut sebagai "anggota KSSK", maka patut diduga orang yang dimaksud adalah Boediono. Belakangan, Susno, ketika dikonfirmasi Kompas.com, mengatakan, dokumen tersebut bukan testimoni karena tidak ada tanda tangannya. Mantan Kapolda Jawa Barat ini mengatakan, dokumen tersebut merupakan konsep buku. Sebagian orang menduga, kasus ini melibatkan pemimpin di negeri ini. Benarkah? Wallahualam....

Mari kita menunggu hasil rekomendasi Pansus dan tentunya gebrakan KPK....

"Terima Kasih" SBY-Boediono, Penderitaan Buruh Bertambah...


JAKARTA, KOMPAS.com — Sebuah spanduk besar bertuliskan "Terima Kasih Kepada SBY-Boediono Atas Kinerja 100 Harimu" menarik perhatian para wartawan yang tengah menunggu massa aksi yang akan berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (28/1/2010).
Kami mengucapkan terima kasih atas berlakunya ACFTA, penderitaan buruh bertambah.

Namun, tulisan "terima kasih" yang berwarna merah itu bermakna lain. Kelanjutan dari ucapan terima kasih itu berisi keluhan buruh atas nasib mereka. Aksi yang diikuti puluhan orang dari berbagai kelompok buruh itu merapat ke Gedung DPR sekitar pukul 10.25 WIB.

"Kami mengucapkan terima kasih atas berlakunya ACFTA, penderitaan buruh bertambah, buruh akan kehilangan pekerjaannya, pengusaha lokal akan menjerit, outsourcing tetap menjadi hantu buruh. Seratus hari pertama pemerintah bukannya membuat sejahtera buruh, tapi menderita," kata orator aksi dari atas mobil pengeras suara.

Dalam aksinya, para buruh ini mengeluhkan ketatnya persaingan dalam pasar bebas dengan produk China yang berlaku sejak awal tahun ini. "Pengusaha lokal tidak kuat bersaing dengan pengusaha China. Imbasnya ke buruh juga. Kebutuhan hidup semakin mahal," ujar sang orator.

Menurut informasi pihak kepolisian, sebanyak 25.000 massa buruh dilaporkan akan menggelar aksinya tepat di 100 hari pemerintahan SBY-Boediono. Elemen-elemen lainnya akan bergabung dan melakukan aksinya hingga siang nanti. Meski dilakukan di pinggir Jalan Gatot Subroto, sejauh ini aksi tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Senin, 25 Januari 2010

PANDUAN METABOLISME MIKROBA

Pendahuluan
• Definisi Metabolisme, Katabolisme dan Anabolisme
• Metabolisme sebagai proses produksi energi untuk pertumbuhan dan perkembangan sel serta mempertahankan steady state sel
• Defisini senyawa pembawa energi, ATP dan ADP


Enzim
• Karaktersitik enzim
• Faktor yang mempengaruhi kerja enzim
• Pengaturan sistem enzim
• Penamaan enzim
Tipe Metabolisme Mikroba
• Metabolisme Heterotorf, respirasi aerob, respirasi anaerob
• Metabolisme ototrof
• Fotosintesis (fotolitotrof, fotoorganotrof), fotosintesis bakteri ungu sulfur dan non sulfur, bakteri hijau, dan sianobakteri
Metabolisme karbohidrat (Metabolisme Sentral)
• Lintasan Glikolitik (Embden-Meyerhof-Parnas/EMP), lintasan oxidative pentose phosphate/ hexose monophosphate dan b) lintasan Entner-Doudoroff.
• Lintasan Gliolitik.
• Siklus Krebs disebut juga siklus asam sitrat/ asam trikarboksilat
• Oksidasi transport elektron yang berlangsung bersamaan dengan fosforilasi oksidatif.
Metabolisme Protein dan Lipid
• Asimilasi ammonia
• Biosintesis dan katabolisme asam amino
• Biosintesis nukleotida
• Katabolisme asam lemak
• Biosintesis lemak (asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh)
• Biosintesis Fosfolipid
• Degradasi lipid

I. Pendahuluan: Definisi Metabolisme, Anabolisme dan Katabolisme

Metabolisme adalah semua proses kimiawi yang dilakukan oleh organisme atau semua reaksi yang melibatkan transformasi energi kimia dalam mahluk hidup
Fokus mata kuliah metabolisme bakteri adalah oksidasi substrat dan reaksi disimilasi (reaksi yang menghancurkan molekul) agar bakteri menghasilkan energi. Metabolisme juga mempelajari penyerapan dan penggunaan senyawa anorganik atau organik untuk tumbuh dan mempertahankan keadaan steady state sel.
Dua tipe metabolisme adalah:
1. Anabolisme: Pembentukan senyawa yang memerlukan (mengkonsumsi) energi (Rekasi endergonik)
2. Katabolisme: Penguraian senyawa yang menghasilkan (melepaskan) energi (Reaksi eksergonik). Senyawa yang diuraikan berupa senyawa organik polisakarida (karbohidrat), protein, lemak dan asam nukleat, serta senyawa anorganik berupa nitrat, sulfat, N2, sulfur (belerang), besi, amonia dll.

Energi dari proses metabolisme diperlukan untuk:
• Sintesis bagian sel (dinding sel, membran sel, dan substansi sel lainnya)
• Sintesis Enzim, asam nukleat, polisakarida, Fisfolipid, atau komponen sel lainnya
• Mempertahankan kondisi sel (optimal) dan memperbaiki bagian sel yang rusak
• Pertumbuhan dan perbanyakan sel
• Penyerapan unsur hara dan ekskresi senyawa yang tidak diperlukan (waste products)
• Pergerakan (Motilitas)

Energi kimia dihasilkan melalui oksidasi substrat dan disimpan (dikonservasi) dalam bentuk komponen berenergi tinggi seperti adenosine diphosphate (ADP), adenosine triphosphate (ATP) atau komponen lain yang mengandung ikatan thioester seperti acetyl ~ SCoA atau succinyl ~ SCoA.
ADP and ATP adalah molekul denosine monophosphate (AMP) yang mengandung satu atau dua fosfat berenergi tinggi. Maka ADP adalah AMP ~ P, sedangkan ATP adalah AMP ~ P~ P. Di dalam proses biokimia yang selalu dikatalis oleh enzim, ADP dan ATP dapat digunakan sebagai sumber energi untuk mensintesis senyawa organik kompleks yang diperlukan oleh sel.


II. ENZIM
Enzim adalah protein dengan aktivitas katalitik yang berperan penting dalam setiap reaksi metabolisme. Enzim mempercepat rekasi kimia tanpa pembentukan produk samping dan berfungsi di dalam larutan encer pada keadaan suhu dan pH normal (alami). Enzim mengkatalisis suatu rekasi tanpa ikut dalam reaksi tersebut. Secara temporer, enzim terikat pada substrat/reaktan (zat yang bereaksi) dari rekasi yang dikatalisis.

Gambar 1 . Skema kerja enzim katabolimse (memecah reaktan) berdasarkan teori
kunci-anak kunci


2.1. Karakteristik Enzim
Enzim bekerja dalam urutan teratur untuk mengkatalisis ratusan reaksi bertahap baik yang menguraikan nutrisi, menyimpan dan mengubah energi kimia, maupun membuat makromolekul dari molekul sederhana. Spesifisitas enzim amat tinggi terhadap substratnya, dengan demikian satu tahap reaksi dikatalisis oleh satu jenis enzim.
Tanpa enzim hampir seluruh reaksi biologis berlangsung lambat. Enzim meningkatkan kecepatan reaksi (kecepatan reaksi sebanding dengan jumlah molekul reaktan yang diubah menjadi produk pada satu satuan waktu) antara satu juta sampai satu triliun kali karena enzim menurunkan jumlah energi aktivasi yang diperlukan.
(bersambung)